PENGUKURAN
PENJUALAN CIRENG PER-HARI
Virly Putri Andini
Jurnal
Statistika & Probabilitas
Sekolah Tinggi
Teknologi Garut
Jln. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia
Email : virly.p.andini@gmail.com
ABSTRAK-Statistika adalah
ilmu yang mempelajari cara-cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis
data serta serta penarikan kesimpulan berdasarkan sifat-sifat data.Di dalam
penyajian data statistik ada yang disebut dengan distribusi frekuensi,
distribusi frekuensi adalah suatu susunan data dimulai dari data terkecil
sampai data terbesar dan membaginya ke dalam beberapa kelas.
Kata Kunci – cireng-penjualan
BAB I
PENDAHULUAN
Cireng (singkatan dari aci goreng, bahasa Sunda untuk 'tepung kanji goreng') adalah
makanan ringan yang berasal dari daerah Sunda yang dibuat dengan cara menggoreng campuran
adonan yang berbahan utama tepung kanji atau tapioka. Makanan
ringan ini sangat populer di daerah Priangan, dan
dijual dalam berbagai bentuk dan variasi rasa. Makanan ini cukup terkenal pada
era 80-an. Bahan makanan ini antara lain terdiri dari tepung kanji, tepung
terigu, air, merica bubuk, garam, bawang putih, daun bawang dan minyak goreng.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Statistika adalah ilmu yang mempelajari cara-cara
pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data serta serta penarikan
kesimpulan berdasarkan sifat-sifat data. Dalam statistika dikenal dengan adanya
populasi dan sampel. Populasi adalah keseluruhan objek yang akan diteliti,
sedangkan sampel adalah sebagian dari objek yang akan diteliti dan diharapkan
memberikan gambaran tentang sifat dari keseluruhan objek/populasi.
Dalam jurnal ini akan dijelaskan tentang data yang
disajikan dengan distribusi frekuensi, ukuran pemusatan data dan letak data.
Dalam
jurnal ini akan dijelaskan tentang data yang disajikan dengan distribusi
frekuensi, ukuran pemusatan data dan letak data.
Distribusi
frekuensi adalah suatu susunan data dimulai dari data terkecil sampai data
terbesar dan membaginya ke dalam beberapa kelas, dalam data nilai ini, data
akan diubah kedalam tabel ditribusi frekuensi dan juga akan dihitung pusat data
serta letak data.
Pemusatan Data
a) Nilai Minimal (min)
b) Nilai Maximal (max)
c) Nilai Range (range)
d) Kelas
e) Interval
Rumus
Minimal yaitu =MIN(Data1:DataTerahir)
Rumus
Maximal yaitu =MAX(Data1:DataTerahir)
Rumus
Range yaitu =(MAX-MIN)
Rumus
Kelas Adalah : 2^n , angka harus mendekati range
Rumus
Interal yaitu : (Range/Kelas)
BAB III
KERANGKA KERJA KONSEPTUAL
- Pengumpulan Data
Pengumpulan data dilaksanakan dalam waktu 50 hari. Pengumpulan data
dilakukan dengan menggunakan cara mengumpulakan data setiap ada pembelian
- Merekap Data
Setelah data terkumpul data akan di rekap
- Pembuatan Tabel Distribusi Frekuensi
- Penghitungan Ukuran kecepatan setiap mobil tercepat di dunia
BAB
IV
HASIL
DAN PEMBAHASAN
1.
Menyajikan data dalam tabel Distribusi Frekuensi
Diketahui data 50 pembeli Cireng dalam setiap
harinya:
Tabel : Terjual nya cireng perhari
40
|
89
|
90
|
87
|
86
|
90
|
92
|
90
|
90
|
89
|
45
|
80
|
87
|
90
|
95
|
82
|
78
|
85
|
89
|
90
|
40
|
90
|
95
|
87
|
93
|
87
|
80
|
87
|
78
|
76
|
69
|
92
|
100
|
90
|
83
|
85
|
98
|
89
|
87
|
87
|
80
|
89
|
102
|
100
|
102
|
90
|
89
|
80
|
85
|
90
|
Data
tersebut diperoleh dari hasil merekap dan mengumpulkan setiap terjual nya
Cireng, kemudian setiap ukuran ditulis dalam kertas dengan data sebanyak 50
data, terlihat pada tabel diatas nilai minimum adalah 40 dan nilai maksimum nya
adalah 102.
- Nilai minimal = 40
- Nilai maksimal =102
- Range = 102-40 = 62
- Kelas : 2k ≥ 50, k=6, 7, dst. dipilih k=6
- Interval = 102/6 = 17
Tabel
1. Distribusi Frekuensi
Tabel Distribusi Frekuensi
|
|
nilai maximal
|
102
|
nilai minimal
|
40
|
range
|
62
|
Kelas
|
6
|
Interval
|
17
|
Tabel
2.Rekap Data
Tabel Rekap Data
|
|||
tepi bawah
|
tepi atas
|
frekuensi
|
frekuensi relatif
|
40
|
56
|
3
|
6%
|
57
|
73
|
1
|
2%
|
74
|
90
|
36
|
72%
|
91
|
108
|
10
|
20%
|
Tabel
5. Frekuensi
Histogram Frekuensi
|
||||
TEPI BAWAH
|
TEPI ATAS
|
BATAS BAWAH
|
BATAS ATAS
|
FREKUENSI
|
40
|
56
|
39.5
|
56.5
|
3
|
57
|
73
|
56.5
|
73.5
|
1
|
74
|
90
|
73.5
|
90.5
|
36
|
91
|
108
|
90.5
|
108.5
|
10
|

Keterangan :
RUMUS MEDIAN = Nilai tengah tengah dalam data

L =
Batas Bawah
I = Interval
N/2 = Jumlah data / 2
F = Frekuensi diatas sebelum mencapai titik
median yang tadi 8 8 8 = 24
Ƒ = frekuensi median yang ke 4 tadi = 8
Cara menghitung nya
MEDIAN = 73 + 17((50/2)-1)/36
Hasil = 84
RUMUS MODUS = Angka yang sering muncul pada
data

L = Batas Bawah
I = Interval
D1 = Frekuensi yang banyak – frekuesnsi di
atas / frekuensi sebelumnya /= 4.
D2 = D1 + frekuesi yang banyak / yang
sering muncul / = 11.
Hitungan data saya :
MODUS = 73+17(35/71)
Hasil = 81,38028
HUBUNGAN
EMPIRIS RATA _RATA , MEDIAN , MODUS :
Median = 84
Modus = 81,38028
Tergolong dalam :
![]() |
|||||
|
|
|||||
|
|||||
KESIMPULAN
Jadi di
lihat dalam hubungan empiris rata-rata, modus dan median penjualan saya
termasuk di left Skewness
.
DAFTAR PUSTAKA
zaneta9bp2.blogspot.com/p/contoh-tabel-distribusi-frekuensi_2795.html
sucirizkina.wordpress.com/2012/06/30/statistik/
http://sangpemburumimpi.blogspot.com/2013/01/modul-statistik-dan-probabilitas.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar