Kamis, 09 April 2015

penyajian data numerik



PENGUKURAN PENJUALAN CIRENG PER-HARI
Virly Putri Andini
Jurnal Statistika & Probabilitas
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
Jln. Mayor Syamsu No. 1 Jayaraga Garut 44151 Indonesia
Email : virly.p.andini@gmail.com

ABSTRAK-Statistika adalah ilmu yang mempelajari cara-cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data serta serta penarikan kesimpulan berdasarkan sifat-sifat data.Di dalam penyajian data statistik ada yang disebut dengan distribusi frekuensi, distribusi frekuensi adalah suatu susunan data dimulai dari data terkecil sampai data terbesar dan membaginya ke dalam beberapa kelas.
Kata Kunci cireng-penjualan
BAB I PENDAHULUAN
Cireng (singkatan dari aci goreng, bahasa Sunda untuk 'tepung kanji goreng') adalah makanan ringan yang berasal dari daerah Sunda yang dibuat dengan cara menggoreng campuran adonan yang berbahan utama tepung kanji atau tapioka. Makanan ringan ini sangat populer di daerah Priangan, dan dijual dalam berbagai bentuk dan variasi rasa. Makanan ini cukup terkenal pada era 80-an. Bahan makanan ini antara lain terdiri dari tepung kanji, tepung terigu, air, merica bubuk, garam, bawang putih, daun bawang dan minyak goreng.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Statistika adalah ilmu yang mempelajari cara-cara pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan analisis data serta serta penarikan kesimpulan berdasarkan sifat-sifat data. Dalam statistika dikenal dengan adanya populasi dan sampel. Populasi adalah keseluruhan objek yang akan diteliti, sedangkan sampel adalah sebagian dari objek yang akan diteliti dan diharapkan memberikan gambaran tentang sifat dari keseluruhan objek/populasi.
Dalam jurnal ini akan dijelaskan tentang data yang disajikan dengan distribusi frekuensi, ukuran pemusatan data dan letak data.
Dalam jurnal ini akan dijelaskan tentang data yang disajikan dengan distribusi frekuensi, ukuran pemusatan data dan letak data.
Distribusi frekuensi adalah suatu susunan data dimulai dari data terkecil sampai data terbesar dan membaginya ke dalam beberapa kelas, dalam data nilai ini, data akan diubah kedalam tabel ditribusi frekuensi dan juga akan dihitung pusat data serta letak data.
  Pemusatan Data
      a)      Nilai Minimal (min)
      b)      Nilai Maximal (max)
      c)      Nilai Range (range)
      d)      Kelas
      e)      Interval
   
Rumus Minimal yaitu =MIN(Data1:DataTerahir)
Rumus Maximal yaitu =MAX(Data1:DataTerahir)
Rumus Range yaitu =(MAX-MIN)
Rumus Kelas Adalah : 2^n , angka harus mendekati range
Rumus Interal yaitu : (Range/Kelas)

BAB III
KERANGKA KERJA KONSEPTUAL
  1.  Pengumpulan Data
Pengumpulan data dilaksanakan dalam waktu 50 hari. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan cara mengumpulakan data setiap ada pembelian
  1. Merekap Data
Setelah data terkumpul data akan di rekap
  1. Pembuatan Tabel Distribusi Frekuensi
  2. Penghitungan Ukuran kecepatan setiap mobil tercepat di dunia
BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Menyajikan data dalam tabel Distribusi Frekuensi
Diketahui data 50 pembeli Cireng dalam setiap harinya:
Tabel : Terjual nya cireng perhari
40
89
90
87
86
90
92
90
90
89
45
80
87
90
95
82
78
85
89
90
40
90
95
87
93
87
80
87
78
76
69
92
100
90
83
85
98
89
87
87
80
89
102
100
102
90
89
80
85
90

Data tersebut diperoleh dari hasil merekap dan mengumpulkan setiap terjual nya Cireng, kemudian setiap ukuran ditulis dalam kertas dengan data sebanyak 50 data, terlihat pada tabel diatas nilai minimum adalah 40 dan nilai maksimum nya adalah 102.
  • Nilai minimal = 40
  • Nilai maksimal =102
  • Range = 102-40 = 62
  • Kelas : 2k50, k=6, 7, dst. dipilih k=6
  • Interval = 102/6 = 17
Tabel 1. Distribusi Frekuensi
Tabel Distribusi Frekuensi
nilai maximal
102
nilai minimal
40
range
62
Kelas
6
Interval
                              17




Tabel 2.Rekap Data
Tabel Rekap Data
tepi bawah
tepi atas
frekuensi
frekuensi relatif
40
56
3
6%
57
73
1
2%
74
90
36
72%
91
108
10
20%
Tabel 5. Frekuensi
Histogram Frekuensi
TEPI BAWAH
TEPI ATAS
 BATAS BAWAH
 BATAS ATAS
FREKUENSI
40
56
 39.5
56.5
3
57
73
56.5
73.5
1
74
90
73.5
90.5
36
91
108
90.5
108.5
10

Keterangan :
RUMUS MEDIAN = Nilai tengah  tengah dalam data
L =  Batas Bawah
I = Interval
N/2 = Jumlah data / 2
F = Frekuensi diatas sebelum mencapai titik median yang tadi 8 8 8 = 24
Ƒ = frekuensi median yang ke 4 tadi = 8

Cara menghitung nya
MEDIAN = 73 + 17((50/2)-1)/36
Hasil = 84


RUMUS MODUS = Angka yang sering muncul pada data

L = Batas Bawah
I = Interval
D1 = Frekuensi yang banyak – frekuesnsi di atas / frekuensi sebelumnya /= 4.
D2 = D1 + frekuesi yang banyak / yang sering muncul / = 11.

Hitungan data saya :

MODUS = 73+17(35/71)
Hasil = 81,38028

HUBUNGAN EMPIRIS RATA _RATA , MEDIAN , MODUS :

Median = 84
Modus = 81,38028



Tergolong dalam :











 



Left Skewness
 
 








KESIMPULAN
Jadi di lihat dalam hubungan empiris rata-rata, modus dan median penjualan saya termasuk di left Skewness
.
DAFTAR PUSTAKA


zaneta9bp2.blogspot.com/p/contoh-tabel-distribusi-frekuensi_2795.html
sucirizkina.wordpress.com/2012/06/30/statistik/
http://sangpemburumimpi.blogspot.com/2013/01/modul-statistik-dan-probabilitas.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar